Artifical Intelligence
![]() |
| A.I |
Pengertian Artifical Intelligence
Di dalam buku Artificial Intelligence: A Modern Approach yang ditulis oleh Stuart J. Russel dan Peter Norvig, A.I ialah sebuah perangkat komputer yang mampu memahami lingkungan disekitarnya, sekaligus mampu melakukan tindakan yang tepat berdasarkan situasi yang ada. Berdasarkan hal itu, A.I diharapkan mampu membuat pekerjaan menjadi lebih mudah dan efisien. Beberapa contoh A.I yang populer ialah SIRI, Alexa, dan Tesla.
Macam-macam A.I
Pada dasarnya A.I dibagi menjadi 3 jenis, yaitu Symbol-Manipulating A.I, Neural A.I, dan Neural Networks.
1. Symbol-Manipulating A.I
Symbol-Manipulating A.I ialah sebuah kecerdasan buatan yang bekerja dengan simbol-simbol abstrak. A.I yang satu ini dibangun dengan merekontruksi manusia menjadi tingkatan hierarkis dan logis. Sehingga mampu mengeluarkan pemikiran yang logis.
2. Neural A.I
Neural A.I ialah sebuah kecerdasan buatan yang dibuat mirip seperti neuron pada otak manusia. Pengetahuan-pengetahuan yang sudah terkumpul nantinya akan dipecah lalu dikirim ke 'neuron' yang telah dibuat tadi. Berbeda dengan Symbol-Manipulating A.I, Neural A.I harus secara terus-menerus diberi stimulan agar mampu memberikan pemikiran yang lebih logis.
3. Neural Networks
Neural Networks ialah sebuah kecerdasan buatan yang dibuat layaknya Neural A.I namun lebih kompleks. Hal ini dikarenakan Neural Networks dibagi menjadi 2 bagian, yaitu lapisan input dan lapisan output. Pada lapisan input, jumlah neuron penyusun lebih banyak, hal ini dikarenakan lapisan input memiliki fungsi sebagai sensor, yang membyatnya harus secara terus menerus melakukan sensoring agar tidak terjadi kesalahan. Sementara itu, lapisan output memiliki lebih sedikit neuron sebab, lapisan output berfungsi sebagai 'respon' yang hanya akan terjadi saat A.I benar-benar sudah memutuskan sesuatu
Lalu, apakah A.I itu berbahaya?
Menurut sebuah laporan yang berjudul "The Malicious Use of Artificial Intelligence: Forecasting, Prevention, and Mitigation" yang ditulis oleh OpenAI, Universitas Cambridge, Yale, Oxford, dan Louisville, bahaya A.I dikelompokkan menjadi 2 jenis, yaitu bahaya keamanan fisik dan digital.
Bahaya dalam Keamanan Digital
1. Jika disalahgunakan A.I dapat digunakan sebagai pencari kelemahan dari sebuah web maupun
dari sebuah aplikasi.
2. Sebagai hacking tool. Kinerja A.I yang efisien dan mudah membuat A.I dapat dilakukan sebagai hacking tools yang mudah dan tanpa perlu usaha yang merepotkan.
2. Sebagai hacking tool. Kinerja A.I yang efisien dan mudah membuat A.I dapat dilakukan sebagai hacking tools yang mudah dan tanpa perlu usaha yang merepotkan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar